Kebiasaan Si Nio

Image02_1

Nio bangun pukul empat

Menghampiri aku yang masih berselimut rapat

Ia gigit kakiku hingga aku terperanjat

Ku bukakan pintu sehingga ia bisa keluar buang hajat

Setengah enam ia berinspeksi

Diperiksanya ruang tamu sampai garasi

Ia pastikan lengkapnya seluruh penghuni

Lalu ia merengek minta jatah pagi

Sesudah makan ia keluar

Menemui rekan dan berkelakar

Berpamer bulu serta mata bersinar

Berharap mendapat pasangan yang kekar

Pukul dua ia pulang ke rumah

Matanya sayu, tubuhnya lelah

Ia tunggu jatah siang dengan hati resah

Belum dapat jatah, ia pun marah

Karpet dan sofa jadi sasaran

Tajam kukunya menyebar cakaran

Karpet dan sofa jadi keriting menyedihkan

Ia pun menggeram tanda kemenangan

Tidak cukup karpet dan sofa

Ia cari penghuni yang bisa jadi terdakwa

Ia serang dengan gigi dan cakarnya

Akhirnya ia dapat jatah siangnya

Setelah kenyang ia pun kabur

Menuju sofa yang sudah hancur

Uletkan badan lalu tertidur

Damai bermimpi sambil mendengkur

Pukul enam ia terbangun

Melihat mentari yang sudah turun

Di depan rumah ia tertegun

Belum ada penghuni pulang satu pun

Dengan perut lapar ia termangu

Tersenyum membayangkan jatah malam itu

Di depan pintu ia setia menunggu

Sampai penghuni terakhir memasuki pintu

(1998, buat beNio, kucing gw yg selalu menunggu gw pulang dan mendengar keluh kesah gw. I love U, my dearest cat…!)

3 Responses to “Kebiasaan Si Nio”

  1. Henny Says:

    si tukang nyakar 3hr lalu gw dicakar dan gigith ggrrrrrhhh

  2. Rånnîë Says:

    Masih idup loe nio ?:p

  3. Bobby Says:

    Wah aku juga pernah punya kucing. Namanya Kitty. Baik buanget meskipun sering banget nyakar..hehe.

Leave a Reply